Pendidikan tentang Alat Pelindung Diri untuk Pencegahan Kecelakaan Kerja pada Siswa Sekolah Kejuruan

Authors

  • Komang Arya Utama Universitas Negeri Gorontalo
  • Nurul Universitas Negeri Gorontalo
  • Mhd. Alfikar Marpaung Universitas Negeri Gorontalo
  • Susanto Universitas Negeri Gorontalo
  • Sri Hardiyanti Samad Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.37905/ejppm.v4i1.82

Keywords:

personal protective equipment;, construction;, OSH education;, vocational school students

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek krusial dalam sektor konstruksi yang dikenal memiliki tingkat risiko kecelakaan tinggi. Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) mencatat lebih dari 2,3 juta pekerja meninggal setiap tahun akibat kecelakaan dan penyakit akibat kerja, sementara BPJS Ketenagakerjaan mencatat lebih dari 265 ribu kasus kecelakaan kerja pada tahun 2022 di Indonesia, dengan sektor konstruksi sebagai salah satu penyumbang terbesar. Salah satu faktor dominan penyebab kecelakaan kerja adalah rendahnya kesadaran penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), termasuk pada calon tenaga kerja dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Observasi awal di SMK Negeri 1 Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, menunjukkan siswa kompetensi keahlian konstruksi masih belum terbiasa menggunakan APD saat praktik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap penerapan APD melalui edukasi, sosialisasi berbasis studi kasus kecelakaan kerja, dan diskusi interaktif. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test terhadap 14 siswa dengan 20 butir soal. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata akurasi jawaban dari 58% pada pre-test menjadi 81% pada post-test, atau meningkat 23 poin, setara skor gain ternormalisasi 0,55 (kategori sedang). Peningkatan paling menonjol terjadi pada pemahaman peran utama APD dan acuan regulasi Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK). Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi K3 berbasis studi kasus efektif meningkatkan pengetahuan siswa, meskipun perlu dilengkapi dengan praktik langsung penggunaan APD agar dampaknya lebih optimal..

Author Biographies

Nurul, Universitas Negeri Gorontalo

Jurusan Teknik Sipil

Mhd. Alfikar Marpaung, Universitas Negeri Gorontalo

Jurusan Teknik Sipil

Susanto, Universitas Negeri Gorontalo

Jurusan Teknik Sipil

Sri Hardiyanti Samad, Universitas Negeri Gorontalo

Jurusan Teknik Sipil

References

International Labour Organization, Safety and Health at the Heart of the Future of Work. Geneva,

Switzerland: ILO, 2019.

BPJS Ketenagakerjaan, Statistik Kecelakaan Kerja 2022. Jakarta, Indonesia: BPJS

Ketenagakerjaan, 2023.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia No.

/PRT/M/2021 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi, Kementerian

PUPR, Jakarta, Indonesia, 2021.

Undang-Undang Republik Indonesia No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, Republik

Indonesia, Jakarta, Indonesia, 1970.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem

Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Republik Indonesia, Jakarta, Indonesia, 2012.

B. Wahyudi and T. Hidayat, “Implementasi Budaya K3 pada Pendidikan Vokasi Konstruksi di

Indonesia,” Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, vol. 26, no. 2, pp. 145–156, 2020.

H. Susila, Sumina, K. J. P., N. H. I. Paramitha, and P. S. Nagara, “Sosialisasi dan Edukasi

Keselamatan Konstruksi untuk Menekan Risiko Kecelakaan Kerja pada Siswa SMK N 2

Surakarta,” GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, vol. 6, no. 2, pp. 840–844, 2026, doi:

36728/ganesha.v6i2.6794.

T. A. H. Kandora, B. A. Makkarakka, J. Tandiarrang, J. Kulsaputro, Musdalifah, W. Astutik, M.

I. Ramadhan, and L. K. Rifai, “Pengenalan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi Siswa

SMK Negeri 5 Pinrang: Evaluasi Program Edukasi Berbasis Simulasi,” Room of Civil Society

Development, vol. 4, no. 4, pp. 647–658, 2025, doi: 10.59110/rcsd.677.

H. W. Heinrich, Industrial Accident Prevention: A Scientific Approach, 1st ed. New York, NY,

USA: McGraw-Hill, 1931.

National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH), “Hierarchy of Controls,” Centers

for Disease Control and Prevention, 2024. [Online]. Available:

https://www.cdc.gov/niosh/hierarchy-of-controls/about/index.html

A. Nugroho and A. Suryanto, “Analisis Penerapan K3 pada Praktik Kerja Lapangan Siswa SMK

Program Keahlian Konstruksi,” Jurnal Teknik Sipil, vol. 18, no. 1, pp. 33–42, 2021.

A. Bandura, “Health Promotion by Social Cognitive Means,” Health Education & Behavior, vol.

, no. 2, pp. 143–164, 2004.

S. Notoatmodjo, Promosi Kesehatan di Sekolah. Jakarta, Indonesia: Rineka Cipta, 2012.

Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung, Indonesia: Alfabeta,

R. R. Hake, “Interactive-Engagement versus Traditional Methods: A Six-Thousand-Student

Survey of Mechanics Test Data for Introductory Physics Courses,” American Journal of Physics,

vol. 66, no. 1, pp. 64–74, 1998.

Downloads

Published

2026-05-30

How to Cite

Utama, K. A., Nurul, N., Marpaung, M. A., Susanto, S., & Samad, S. H. (2026). Pendidikan tentang Alat Pelindung Diri untuk Pencegahan Kecelakaan Kerja pada Siswa Sekolah Kejuruan. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 4(1), 23–31. https://doi.org/10.37905/ejppm.v4i1.82