Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
https://eldimas.elektro.ft.ung.ac.id/index.php/ejppm
Electrical Engineering Department Faculty of Engineering State University of Gorontaloen-USJurnal Pengabdian Pada Masyarakat2987-0003Edukasi Hukum Berbasis Nilai Lokal Untuk Pencegahan Perilaku LGBT Pada Remaja SMA
https://eldimas.elektro.ft.ung.ac.id/index.php/ejppm/article/view/73
<p>Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi hukum dan nilai keislaman kepada remaja dalam rangka pencegahan perilaku menyimpang LGBT di lingkungan sekolah. Kegiatan difokuskan di SMA Negeri 1 Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, dengan melibatkan siswa, guru, orang tua, dan BKOW Provinsi Gorontalo sebagai mitra. Metode yang digunakan meliputi seminar interaktif, dan parenting class berbasis nilai hukum dan budaya lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap aspek hukum dan moralitas Islam, serta munculnya ruang konsultatif di mana siswa dapat menyampaikan keresahan mereka secara terbuka kepada narasumber. Edukasi yang bersifat empatik dan dialogis terbukti efektif dalam membentengi remaja dari pengaruh ideologi LGBT dan memperkuat identitas mereka sebagai generasi yang beriman, bermoral, dan sadar hukum.</p>Nur KasimYuliyanti KadirSemiaji TrubusRasuna ThalibIfan Wiranto
Copyright (c) 2026 Nur Kasim, Yuliyanti Kadir, Semiaji Trubus, Rasuna Thalib, Ifan Wiranto
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-302026-05-3041010510.37905/ejppm.v4i1.73Pendampingan Teknis Reviu Desain dan Harga Pekerjaan Fisik Infrastruktur Jalan Tahun Anggaran 2026 pada Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Gorontalo
https://eldimas.elektro.ft.ung.ac.id/index.php/ejppm/article/view/75
<p>Kenaikan harga bahan bakar minyak industri dan material konstruksi, khususnya aspal, memberikan tekanan terhadap perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan infrastruktur jalan. Kondisi tersebut menuntut adanya penyesuaian desain, harga satuan, dan Rencana Anggaran Biaya agar pelaksanaan pekerjaan fisik tetap sesuai dengan standar teknis, kebutuhan lapangan, dan ketersediaan anggaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pendampingan teknis kepada Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Gorontalo dalam melakukan reviu desain dan harga terhadap pekerjaan fisik Tahun Anggaran 2026. Metode pelaksanaan dilakukan melalui koordinasi kelembagaan, telaah dokumen teknis, rapat pembahasan bersama konsultan perencana dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan, identifikasi ketidaksesuaian antara gambar rencana dan Rencana Anggaran Biaya, serta penyusunan rekomendasi teknis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa empat paket pekerjaan, yaitu Jalan Pangeran Hidayat 2, Jalan Taman Buah, Jalan Palma, dan kawasan parkiran kompleks Kantor Wali Kota, masih memerlukan penyempurnaan pada aspek sinkronisasi gambar dan RAB, ketebalan lapisan perkerasan, pekerjaan pelengkap jalan, fondasi tiang lampu, timbunan pilihan, serta Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas perencanaan teknis, mengurangi risiko ketidaksesuaian biaya, dan mendukung pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel.</p>Fadly AhmadYuliyanti KadirFrice L. DeseiBoby LiputoFajira Ummi Qhultsum Deu
Copyright (c) 2026 Fadly Ahmad, Yuliyanti Kadir, Frice L. Desei, Boby Liputo, Fajira Ummi Qhultsum Deu
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-302026-05-3041061210.37905/ejppm.v4i1.75Penyuluhan Keselamatan Berkendara dan Pengenalan Rambu Lalu Lintas bagi Siswa SMK Negeri 1 Suwawa
https://eldimas.elektro.ft.ung.ac.id/index.php/ejppm/article/view/83
<p>Keselamatan berlalu lintas merupakan isu penting bagi pelajar, mengingat kecelakaan lalu lintas menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia dan diproyeksikan menjadi penyebab kematian kelima terbesar di dunia pada tahun 2030. Di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, tercatat puluhan kasus kecelakaan pada tahun 2023, sebagian melibatkan pelajar yang masih minim pemahaman terhadap rambu-rambu lalu lintas. Kondisi ini mendorong tim dosen Jurusan Teknik Sipil Universitas Negeri Gorontalo melaksanakan kegiatan pengabdian mandiri berupa penyuluhan rambu-rambu lalu lintas bagi siswa SMK Negeri 1 Suwawa. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan (sosialisasi interaktif, simulasi edukatif, dan pemasangan media edukasi berupa poster dan banner), serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test terhadap 14 siswa dengan 20 butir soal. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata akurasi jawaban dari 53% pada pre-test menjadi 79% pada post-test, atau meningkat 26 poin. Peningkatan pemahaman paling menonjol terjadi pada materi fungsi rambu, tindakan berkendara saat hujan, dan keberanian menegur pelanggaran lalu lintas. Hasil ini menunjukkan bahwa metode edukasi interaktif yang dipadukan dengan media visual efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran keselamatan berkendara siswa, sekaligus membuka peluang keberlanjutan program melalui kolaborasi dengan pihak sekolah dan instansi terkait.</p>Siti Nurfajrina J PatunrangiHazen MasrafatAristi Ayuningsi Ode Asri3Muhammad IkbalDwianto Dwianto
Copyright (c) 2026 Siti Nurfajrina J Patunrangi, Hazen Masrafat, Aristi Ayuningsi Ode Asri, Muhammad Ikbal, Dwianto
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-302026-05-3041132210.37905/ejppm.v4i1.83Pendidikan tentang Alat Pelindung Diri untuk Pencegahan Kecelakaan Kerja pada Siswa Sekolah Kejuruan
https://eldimas.elektro.ft.ung.ac.id/index.php/ejppm/article/view/82
<p>Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek krusial dalam sektor konstruksi yang dikenal memiliki tingkat risiko kecelakaan tinggi. Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) mencatat lebih dari 2,3 juta pekerja meninggal setiap tahun akibat kecelakaan dan penyakit akibat kerja, sementara BPJS Ketenagakerjaan mencatat lebih dari 265 ribu kasus kecelakaan kerja pada tahun 2022 di Indonesia, dengan sektor konstruksi sebagai salah satu penyumbang terbesar. Salah satu faktor dominan penyebab kecelakaan kerja adalah rendahnya kesadaran penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), termasuk pada calon tenaga kerja dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Observasi awal di SMK Negeri 1 Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, menunjukkan siswa kompetensi keahlian konstruksi masih belum terbiasa menggunakan APD saat praktik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap penerapan APD melalui edukasi, sosialisasi berbasis studi kasus kecelakaan kerja, dan diskusi interaktif. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test terhadap 14 siswa dengan 20 butir soal. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata akurasi jawaban dari 58% pada pre-test menjadi 81% pada post-test, atau meningkat 23 poin, setara skor gain ternormalisasi 0,55 (kategori sedang). Peningkatan paling menonjol terjadi pada pemahaman peran utama APD dan acuan regulasi Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK). Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi K3 berbasis studi kasus efektif meningkatkan pengetahuan siswa, meskipun perlu dilengkapi dengan praktik langsung penggunaan APD agar dampaknya lebih optimal..</p>Komang Arya UtamaNurul NurulMhd. Alfikar MarpaungSusanto SusantoSri Hardiyanti Samad
Copyright (c) 2026 Komang Arya Utama, Nurul, Mhd. Alfikar Marpaung, Susanto, Sri Hardiyanti Samad
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-302026-05-3041233110.37905/ejppm.v4i1.82